Friday, June 12, 2026

Nur Muhammad

 *PENYAKSIAN ZAT KEPADA SIFAT* 

Dalam ilmu Ma'rifat = _Musyahadah Dzati ila Shifati_

Ini pembahasan paling dalam di jalan tasawuf. Pelan-pelan ya 👇

*1. MAKSUDNYA 1 KALIMAT*

*"Zat menyaksikan Sifat-Nya sendiri"*  

= Allah yang memperkenalkan Diri-Nya kepada diri-Nya, melalui makhluk-Nya.

Kita ini cermin. Zat Allah itu Cahaya. Sifat Allah itu warna-warni di cermin itu.


 *2. BEDAH KATA DULU*

Istilah Arti dalam Ma'rifat

**ZAT** Dzat Allah yang Maha Esa. Gaib mutlak. Tidak bisa digambarkan. *“Laisa kamitslihi syai’un”*

**SIFAT** 20 Sifat Wajib Allah: Wujud, Qidam, Baqa, Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Sama', Bashar, Kalam...dst

**PENYAKSIAN** Bukan lihat dengan mata. Tapi "merasakan" dan "mengakui" dengan hati

Jadi *Penyaksian Zat kepada Sifat* =  

*Dzat Allah menampakkan Sifat-sifat-Nya, lalu menyaksikan keindahan Sifat-Nya itu.*


 *3. PERUMPAMAAN BIAR GAMPANG*

Bayangkan *Matahari = ZAT*  

*Sinar & Panas = SIFAT*  

*Benda yang kena sinar = MAKHLUK*


1. Matahari tidak pernah berkurang karena menyinari.

2. Sinar itu bukan matahari, tapi dari matahari.

3. Kita bisa "menyaksikan matahari" lewat panas & cahayanya.


*Nah gitu Allah.*  

Zat-Nya tidak bisa kita lihat. Tapi Sifat-Nya: Ar-Rahman, Ar-Razzaq, Al-Hakim... itu kita saksikan setiap hari di alam.


*4. 3 TINGKATAN PENYAKSIAN ZAT KEPADA SIFAT*


Para Arifbillah bagi jadi urutan naik:

*1. SYUHUDUS SIFAT* 

Menyaksikan Sifat Allah di dalam makhluk  

Contoh: Lihat bayi → saksikan Sifat Al-Khaliq  

Lihat orang dermawan → saksikan Sifat Al-Karim  

*Kesimpulan:* "Semua kebaikan datang dari Sifat Allah"


*2. SYUHUDUL ASMA'* 

Menyaksikan Nama-nama Allah  

99 Asmaul Husna bukan sekedar hafalan. Tapi dirasakan.  

Lagi sakit → merasakan Asy-Syafi  

Lagi sempit → merasakan Al-Fattah  

*Kesimpulan:* "Nama itu pemiliknya"


*3. SYUHUDZ DZAT* 

Puncaknya. Menyaksikan bahwa semua Sifat itu kembali ke 1 Zat  

Di sini hamba "fana". Dia tidak lihat sifat, tidak lihat asma, tidak lihat makhluk.  

Yang ada hanya: *"Allah... Allah... Allah"*  

*QS. Ar-Rahman:27* _“Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan”_


*5. DALIL & KALAM ULAMA*


*QS. Al-Baqarah:115*  

_“Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah”_  

Itu penyaksian Zat lewat Sifat.


*Syekh Ibnu Arabi:*  

_“Alam ini adalah tajalli Sifat-sifat Allah. Allah rindu menyaksikan keindahan-Nya, maka Dia ciptakan cermin bernama alam dan manusia.”_


*Syekh Abdul Qadir Al-Jailani:*  

_“Barangsiapa mengenal Sifat, maka dia akan sampai kepada Dzat. Barangsiapa berhenti di Sifat, maka dia terhijab dari Dzat.”_


*6. HIKMAHNYA BUAT KITA*


Tujuan kita belajar ini bukan debat. Tapi biar:


1. *Tidak syirik khofi* → Nggak nyandarin rezeki ke bos, jodoh ke makelar, sembuh ke dokter. Semua itu cuma "tajalli Sifat Ar-Razzaq, Al-Wahhab, Asy-Syafi"

2. *Hati tenang* → Karena tahu semua yang terjadi adalah Sifat Allah: Al-Hakim, Al-Latif

3. *Cinta makin dalam* → Makin kenal Sifat Allah, makin cinta sama Zat-Nya

 *KESIMPULAN*


*Penyaksian Zat kepada Sifat* =  

*Allah menampakkan Sifat-sifat-Nya di alam, lalu Allah mengajak kita untuk "membaca" Sifat itu, agar kita sampai mengenal Zat-Nya.*


Kita bukan menyaksikan Zat. Karena Zat tidak bisa disaksikan.  

Tapi kita menyaksikan *bekas Zat* yaitu Sifat-Nya.


*Seperti kita tidak pernah lihat angin. Tapi kita menyaksikan gerak daun = bukti ada angin.*

Ini ilmu yang bikin hati tunduk. 

#mengenaldirituhan#penyaksianzatkesifat#tasawuff #mengaji #kajidiri 

Jom kita belajar mengenal Muhammad.


Apakah kamu akan kaget apabila Ayah mengatakan MUHAMMAD itu ada banyak bentuk dan rupanya? MUHAMMAD yg dimaksudkan disini adalah NUR MUHAMMAD.


Kenapa Ayah berkata begitu?


Ini jawapannya:-

Sesungguhnya MUHAMMAD itu duduknya di maqam SIFAT. Kalau lah MUHAMMAD itu duduk di maqam SIFAT, SIFAT itu ada banyak bentuk, rupa dan wajahnya. SIFAT itu berjirim dan berjisim.


Yg mana yg dikatakan MUHAMMAD yg banyak bentuk, rupa dan wajahnya?


Jawapanya:- Sekelian alam ini lah MUHAMMAD namanya. MUHAMMAD di sini adalah NUR MUHAMMAD. Segala sesuatu itu lah MUHAMMAD . Bagaimana pun bentuknya, rupanya, wajahnya atau namanya, semua itu lah MUHAMMAD.

No comments:

Post a Comment